
Quote:Quote:
Semenjak
era game 8 bit, Konami merupakan developer yang mempunyai reputasi luar
biasa. Sudah tidak terhitung judul-judul game yang dikeluarkan oleh
perusahaan asal Tokyo ini. Konami termasuk konsisten mengeksploitasi
franchise andalannya hingga puluhan judul dan hebatnya dengan kualitas
yang tetap terjaga sehingga tidak heran game-game mereka selalu mendapat
sambutan hangat dari gamer. Sayang seribu sayang, pergantian manajemen
yang terjadi tahun 2015 lalu membuat Konami yang selama ini begitu
dicintai menjadi musuh para gamer. Kebijakan baru yaitu mematikan semua
judul game konsol dan PC andalannya (kecuali seri Pro Evolution Soccer),
fokus ke pasar mobile game dan mesin judi pachinko membuat Konami
seolah from hero to zero. Harapan untuk menikmati sequel dari
judul-judul game andalan Konami di masa lalu pun musnah sudah. Nah
berikut TS rangkum beberapa judul game-game Konami yang sangat populer,
yang sudah menghibur kita selama ini (dan beberapa mungkin tinggal
kenangan
)...Quote:12. Tokimeki MemorialGenre: Dating SimulationQuote:
Seperti
genre-nya, game ini merupakan dating sim, atau semacam simulasi dimana
menjalin hubungan dengan para gadis. Namanya juga simulasi kencan, kita
bisa mengajak keluar sang gadis untuk jalan-jalan, menuruti semua
kemauannya gadis serta mengembangkan hubungan jenjang yang lebih serius.
Animasi ala anime yang ciamik membuat game yang pertama kali dirilis
tahun 1994 untuk PC Engine ini sangat populer di kalangan para jones
.
Game ini sangat populer dan sudah dirilis puluhan judul di berbagai
platform, bahkan juga dirilis versi OVA, Anime dan manga. Kemungkinan
seri baru game ini masih bisa kita nikmati dalam versi mobile
kedepannya.Quote:11. BeatmaniaGenre: Rythm GameQuote:
Beatmania
sepertinya merupakan tonggak awal game-game arcade musikal yang
menjamur di akhir tahun 90-an. Game ini secara gameplay cukup sederhana,
yaitu kita diminta menekan tombol sesuai instruksi yang muncul di layar
berupa balok-balok yang jatuh. Meskipun sederhana tetapi dengan iringan
lagu EDM yang asyik membuat kita seolah-olah menjadi DJ (Disc Jockey)
beneran sehingga game ini sangat adiktif. Ada cukup banyak seri
Beatmania yang dirilis, yang kebanyakan untuk platform arcade dan
Playstation. Bisa dibilang Beatmania merupakan pelopor dari game-game
musik sejenis seperti VOS (Virtual Orchestra Studio) dan Guitar Hero.Quote:10. Yu Gi Oh!Genre: Card Battle, Board GamesQuote:
Game
ini merupakan adaptasi dari manga dan anime berjudul sama keluaran
tahun 1996. Secara gameplay masih seperti anime-nya yaitu trading-card
game, monster breeding dan board game yang mirip dengan Final Fantasy
Tactics. Seri pertama game ini adalah Yu-Gi-Oh! Monster Capsule: Breed
& Battle yang dirilis untuk Playstation tahun 1998 dan mendapat
sambutan hangat karena gamenya yang "anime banget". Kesuksesan anime dan
manganya diikuti oleh kesuksesan game-nya. Tetapi tentu saja kesuksesan
game ini bukan sekedar mendompleng nama besar animenya tapi memang
kualitas yang jempolan. Sudah cukup banyak game Yu Gi Oh! yang dilempar
ke pasaran oleh Konami yang kebanyakan bergenre trading card game. Lebih
dari 30 judul dan mencakup hampir semua merk konsol dan platform.Quote:9. J-League Winning ElevenGenre: Sports GameQuote:
Bagi
penggemar game sepakbola pasti tidak asing dengan seri World Soccer
Jikkyo: Winning Eleven. Game yang mempunyai judul barat Pro Evolution
Soccer ini merupakan salah satu game sepakbola terbaik saat ini bersaing
ketat dengan FIFA Soccer keluaran EA. Tapi sebenarnya Konami juga
merilis versi J-League (Liga Jepang) untuk game ini dimana hanya
dikhususkan untuk pasar Jepang saja tapi entah bagaimana bisa sampai
Indonesia (?). Sesuai judulnya, game ini hanya memuat 36 klub peserta
J-League dengan tambahan klub-klub luar tanpa ada tim nasional. Dan
sesuai dengan pasarnya, tidak ada versi Inggris untuk game ini, semua
menu dan voice dalam bahasa Jepang. Seri terakhir game ini dirilis tahun
2010.Quote:8. ContraGenre: Action-adventure Side ScrollingQuote:
Bagi
yang pernah memainkan konsol NES tahun awal 90-an, pasti tahu dengan
game tembak-tembakan dengan tokoh dua jagoan bertelanjang dada dan
bercelana merah dan biru. Yup, itulah Contra, dan jangan salah, meskipun
sederhana ternyata game ini punya storyline lho. Plotnya menceritakan
dua tentara dari Contra Unit bernama Lance Bean dan Bill Razer yang
berusaha menyelidiki aktivitas teroris bernama Red Falcon di kepulauan
Galuga. Red Falcon diduga memanfaatkan teknologi alien untuk menguasai
dunia. Contra merupakan salah satu game shooter 2D paling sukses dalam
sejarah dan termasuk yang setia bertahan di genre side scrolling, meski
sempat beralih ke 3rd person di Contra: Legacy (Playstation). Hampir
semua merk konsol pernah disinggahi oleh game ini.Quote:7. Teenage Mutant Ninja TurtlesGenre: Beat 'em UpQuote:
Kepopuleran
empat ninja kura-kura ciptaan Kevin Eastman ini sudah tidak bisa
dibantah lagi. Konami merupakan salah satu publisher yang beruntung
mendapatkan hak cipta TMNT terutama untuk serial kartunnya. Seri pertama
game ini dirilis tahun 1989 melalui platform arcade dan Nintendo saat
serial kartun TMNT berjaya di layar televisi. Game ini langsung populer
karena mengikuti jejak serial TV-nya. Saat versi baru dari kartun TV-nya
dirilis tahun 2003, Konami juga menelurkan 3 judul game adaptasi dengan
kualitas yang keren. Meskipun Konami tidak banyak merilis game adaptasi
serial TMNT, tetapi dengan kualitas yang mereka tunjukkan, banyak fans
yang akan merindukan kehadiran game-game tersebut di masa depan.Quote:6. CastlevaniaGenre: Action Adventure, Dark FantasyQuote:
Awalnya,
Castlevania merupakan game platformer yang dirilis Konami tahun 1986
untuk mesin Nintendo. Di game inilah, clan Belmont sebagai pemburu
vampire diperkenalkan melalui debut Simon Belmont. Tema setting yang
unik yaitu dunia dark medieval, lengkap dengan monster, lycan dan
vampire membuat seri game ini perlahan namun pasti meraih kepopuleran.
Sequel-sequel dan spinoff dengan rutin dirilis oleh Konami di berbagai
platform, dengan perubahan gameplay yang mulai kompleks dan mengadopsi
elemen RPG (perubahan paling kentara terlihat di seri Symhony of the
Night tahun 1997). Sampai kini mungkin sudah 30 judul lebih seri
Castlevania yang sudah dilempar ke pasaran, termasuk seri terakhir: Lord
of Shadow 2 yang dirilis tahun 2014.Quote:5. Dance Dance RevolutionGenre: Music ExerciseQuote:
Ini
dia game yang bisa bikin badan keringetan sampai langsing. Kalau yang
suka main ke arena dingdong di mall-mall besar, pasti sering melihat
mesin arcade dimana orang diatasnya menari-nari ala tapdance. Game yang
diperkenalkan oleh Konami tahun 1998 ini langsung mewabah di kalangan
ABG masa itu. Musik EDM yang asyik dan beragam dan serta tingkat
kesulitan yang tinggi membuat game langsung meraih kepopuleran dengan
singkat.Quote:
Meskipun
versi konsolnya juga cukup banyak dirilis lengkap dengan tap
carpet-nya, tapi versi arcade jauh lebih populer. Soalnya bukankah jauh
lebih asyik kalau joget bareng dengan temen-temen dan ditontong banyak
orang. Apalagi waktu itu banyak sekali digelar kompetisi DDR di
mall-mall tersebut dengan hadiah yang lumayan. Sayangnya mungkin tipis
harapan kita menikmati seri baru game ini lagi kedepannya. DDR versi
mobile? No, thankyou 
Quote:4. Silent HillGenre: Survival HorrorQuote:
Kabut,
hujan abu, kota mati, monster yang mengerikan merupakan formula yang
sukses membuat gamer Playstation ketakutan saat Silent Hill pertama kali
dirilis tahun 1999. Silent Hill seolah mendobrak pakem survival horor
yang waktu itu didominasi oleh Resident Evil. Gameplay yang lebih ke
survival horror dengan minimnya senjata dan ammo berhasil menawarkan
ketegangan yang luar biasa. Apalagi diramu dengan alunan musik yang khas
namun begitu creepy. Jika dihitung mungkin seri game ini sudah mencapai
angka belasan dan tersebar di berbagai platform. Bahkan game ini
memiliki versi adaptasi movienya yang dirilis tahun 2007. Sayangnya
kepopuleran yang makin merosot akibat formula yang itu-itu saja membuat
game ini termasuk game yang "dimatikan" oleh Konami untuk versi konsol
dan PC-nya.Quote:3. Metal Gear SolidGenre: Tactical Espionage ActionQuote:
Saat
pertama kali dirilis tahun 1998, Metal Gear Solid langsung membuat para
gamer jatuh cinta. Memperkenalkan gameplay stealth yang unik, cerita
yang kompleks dengan adegan cutsene sinematik ala film Hollywood membuat
game ini meraih kepopuleran dengan singkat dan melambungkan nama sang
kreator, Hideo Kojima. Berbagai sequel dan spinoff dirilis di berbagai
platform dan selalu mendapat sambutan hangat. Bahkan seri terakhir
berjudul Phantom Pain tahun kemarin sukses panen berbagai penghargaan
dan dinobatkan sebagai game of the year oleh beberapa media. Tidak bisa
dibantah, Metal Gear Solid adalah salah satu mahakarya Konami. Sayang,
keluarnya Kojima dari Konami membuat seri ini seolah terkatung-katung
tanpa kejelasan. Meskipun Konami menjanjikan tetap akan melanjutkan seri
Metal Gear, tetap saja banyak pihak yang tidak percaya. Metal Gear
Solid tanpa Kojima? Versi mobile? Hell no!!Quote:2. Genso SuikodenGenre: Role Playing GameQuote:
Konami
bisa dikata merupakan developer yang sedikit sekali mengeluarkan seri
JRPG dan setahu TS Konami hanya punya satu JRPG andalan: Suikoden.
Meskipun hanya Suikoden JRPG andalan Konami, tetapi seri game ini tampil
luar biasa dan berhasil memenuhi semua ekspektasi gamer akan sebuah
game JRPG berkualitas. Plot cerita Suikoden sangat kompleks dengan
intrik-intrik politik yang rumit, persahabatan dan pengkhianatan. Hal
tersebut dipadukan dengan sistem battle yang komplit dari duel individu,
team sampai perang skala besar. Meskipun secara kuantitas judul cuma
ada 5 seri, tetapi secara kualitas mampu bersaing dengan JRPG yang
disebut-sebut terbaik di dunia: Final Fantasy.Quote:1. Pro Evolution SoccerGenre: Sports GameQuote:
Sebenarnya
Pro Evolution Soccer (PES) diposisikan sebagai versi barat dari game
sepakbola andalan Konami, World Soccer Jikkyo: Winning Eleven, yang
sebelumnya dipegang oleh International Superstar Soccer Pro. Seri PES
pertama dirilis tahun 2001 sebagai versi barat dari Winning Eleven 5.
Dengan cepat PES meraih popularitas dan bersaing ketat dengan FIFA
Soccer. Hampir tiap tahun Konami merilis game ini dan selalu disusul
dengan patch dan update terutama update roster pemain. Dengan perbaikan
gameplay dan graphic di setiap rilisannya PES sampai sekarang
disebut-sebut sebagai salah satu game sepakbola terbaik dan mempunyai
basis fans yang cukup besar. Untungnya Konami tidak berniat mematikan
game ini dan berjanji akan tetap merilis PES sesuai jadwal selama ini.Quote:Quote:
Nah
itu tadi beberapa game Konami yang dulu sempat populer. Sayang ya
kedepannya kita mungkin nggak bisa menikmati seri baru dari game-game
itu di konsol atau PC kesayangan kita karena kemungkinan Konami bakalan
merilisnya dalam versi mobile.
Bagi yang mau menambahkan jika berkenan akan ane masukkan ke pejwan. Terima kasih sudah berkunjung. Jangan lupa komennya gan.
Quote:Sumur:
http://www.ign.com/articles/2015/05/...n-mobile-games
http://www.gamefaqs.com/top10/2478-t...oped-by-konami
http://www.gizorama.com/2015/feature...ames-ever-made
https://en.wikipedia.org/ sumber lain : http://www.kaskus.co.id/thread/56970e7d1854f7db0e8b4568/?ref=homelanding&med=hot_thread











